|
Lampu Fasilitas Umum Menyala Pada Siang Hari
Sabtu, 03 Mei 2008 | 18:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Himbauan presiden yang disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla akan penghematan listrik bagi kantor pemerintah dan instansi swasta belum sepenuhnya ditanggapi serius oleh instansi terkait.
Di beberapa tempat, seperti lorong tangga terminal busway Blok M maupun lampu jalan seputar Jalan Mampang Jakarta Selatan masih menyala pada siang hari. Salah satu petugas busway mengatakan lampu itu sengaja dinyalakan untuk menerangi lorong tangga tempat penumpang turun ke lantai bawah Blok M Mall.
Sedangkan menurut Kepala Bidang Humas Pemerintah Kota Jakarta Selatan Chairul, lampu di tempat fasilitas umum memiliki sistem sendiri yang bisa mematikan maupun menyalakan lampu secara otomatis. “Bila sampai siang lampu masih menyala, kemungkinan ada kesalahan dalam sistem tersebut,” ujarnya.
Di kantor walikota sendiri, kata Chairul,penghematan listrik sudah dicoba sejak setahun lalu. “Dari enam lift yang tersedia di kantor walikota, hanya empat yang digunakan,” ujarnya. Lampu-lampu pun, katanya, diusahakan hanya menyala saat jam kerja saja.
Di Kantor Kelurahan Palmerah, hampir seluruh ruangan diterangi lampu. Padahal saat itu waktu menunjukan pukul 12.30.
Ketika Tempo datang dan menanyakan soal penghematan yang dihimbau presiden, seorang pegawai kelurahan ke luar ruangan dan mematikan salah satu lampu. "Kami menyalakan lampu tergantung situasi dan kondisi," kata pegawai tadi.
Menurut dia, pihaknya lebih baik menyalakan lampu sepanjang hari daripada terus-terusan memencet tombol hidup dan mati. "Kalau dipencet terus, ada kejutan, malah mempermahal tagihan rekening listrik," katanya.
Lagipula, jika lampu dimatikan, ruangan di kantor itu terlihat gelap, karena disekeliling kantor ditubuhi pohon-pohon rindang, Sehingga cahaya matahari tidak mampu menerobos ke dalam ruangan. "Walau siang, ruangannya tetap gelap," ujarnya. (Cornila Desyana, Rika Panda)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|