Napi LP Narkotika Diduga Tewas Dianiaya
Jum'at, 09 Mei 2008 | 17:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Seorang narapidana tewas di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Narkotika Cipinang, Jakarta Timur. Napi bernama Adi Suryana, 31 tahun, warga Jalan Kayu Manis 5 Y RT 5/RW 4, Matraman meninggal kemarin (8/5) di poliklinik LP. "Ia meninggal dipelukan saya dalam klinik LP," kata ibu Adi, Nok Sumiyati, 58 tahun.
Menurut Sumiyati, ia baru tahu anaknya menjadi korban penganiayaan pada Rabu lalu. Saat itu ia ingin membesuk anaknya. Ternyata, Adi sudah tergeletak di poliklinik dalam keadaan lumpuh. "Ia bilang sering disiksa oleh tahanan lain," ujar Nok. Adi, lanjut Nok, menceritakan bahwa ia sering dipukul karena tidak pernah memberikan uang dan menolak melakukan oral seks kepada napi lain.
Esoknya, Sumiyati kembali menjenguk anaknya. Sekitar pukul 16.45 WIB, Adi menghembuskan nafas terakhirnya. Tadi siang, Adi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Prumpung. Keluarga korban masih mempertimbangkan untuk melakukan tuntutan atau tidak. Masalahnya disurat penyerahan jenazah, keluarga telah menyetujui tidak akan menuntut. Namun, pihak keluarga baru mengetahui banyak bekas pukulan di sekujur tubuh almarhum saat memandikan jenazah.
Kepala LP Narkotika Cipinang Wibowo Joko Haryono membantah jika Adi meninggal karena mengalami penganiayaan. "Ia sakit," ujarnya. Adi, lanjut Joko, juga mengidap virus HIV/AIDS. Namun, Joko mengakui saat di poliklinik, Adi sempat dipukul oleh seorang napi yang mengamuk. "Napi itu stres," katanya. Saat ini napi tersebut sudah ditempatkan di sel isolasi. (Sofian)




Komentar Anda :