|
Jalan Propinsi Belum Diperbaiki
Selasa, 13 Mei 2008 | 15:31 WIB
TEMPO Interaktif, Bogor:Perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Bogor diperkirakan akan tertunda. Sebab hingga Mei ini pemerintah belum memiliki gambaran untuk perbaikan. Sehingga kondisi jalan yang saat ini rusak akan semakin parah.
Ada lima ruas jalan propinsi sepanjang 60 kilometer di Kabupaten Bogor yang kondisinya rusak parah. Sedangkan jalan kabupaten tercatat ratusan kilometer. “Memang belum ada perbaikan, karena dananya belum turun,” kata Asisten Daerah Bidang Pembangunan Kabupaten Bogor, Andrian, hari ini.
Menurut Andrian, kondisi jalan rusak itu disebabkan kurang lancarnya saluran air di pinggir jalan. Apalagi air hujan yang turun akhir-akhir ini mengandung asam cukup tinggi akibat polusi. “Terus terang dana yang kami alokasikan tidak cukup untuk memperbaiki semua jalan yang rusak, untuk itu kami memakai skala prioritas,” jelasnya.
Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Bogor, Yani Hasan, mengatakan instansinya masih menunggu pencairan dana perbaikan jalan. “Sampai sekarang belum terealisasi,” kata Yani Hasan.
Kondisi jalan di kabupaten Bogor yang menjadi beban anggaran Pemkab Bogor terlihat di Jalan daerah Desa Pabuaran, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Kerusakan jalan sepanjang 6 kilometer. Sejak tahun 1997 jalan desa daerah ini belum pernah diperbaiki. Melalui kepala desanya warga melakukan protes ke Pemkab Bogor. Kepada Desa Pabuaran, Mad Aidin membenarkan kondisi jalan desanya rusak para jika musim hujan tanah bercampur lumpur menyulitkan pengendara. Keluhan warga disampaikan ke Ketua DPRD Kabupaten Bogor, H. Rachmat Yasin .
Karena tidak pernah diperbaiki Pemda, beberapa kali warga secara swadaya warga memperbaiki jalan seadanya, sehingga nama jalannya yang semula Jalan Guung Sindur kini berubah menjadi Jalan Gotong Royong. Menanggapi hal ini Rahmat Yasin meminta agar Pemkab Bogor segera memperbaiki jalan, “Saya sudah merekomendasikan untuk perbaikan jalan di daerah tersebut, apalagi sudah 11 tahun tidak diperbaiki,” kata Rahmat saat dihubungi melalui telepon. (Deffan Purnama)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|