Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kepolisian Jakarta Selatan Antisipasi Antrian di SPBU
Rabu, 14 Mei 2008 | 08:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepolisian Resor Jakarta Selatan mengantisipasi kepanikan massa menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak dengan melakukan pengawasan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seputar Jakarta Selatan.

Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Jakarta Selatan AKBP Elbin Darwin mengatakan, menjelang kenaikan harga BBM sudah banyak perusahaan yang mempertanyakan pengamanan dari pihak polisi. "Banyak perusahaan yang ketar-ketir menjelang kenaikan harga, dan mereka saling memprediksi kenaikan itu akan berdampak pada gejolak masyarakat," ujar Elbin.

Kemungkinan besar, kata Elbin, saat kenaikan harga bahan bakar minyak akan terjadi antrian panjang di setiap SPBU. "Karena itu, kami menyebar petugas untuk berpatroli ke setiap SPBU," ujar Elbin. Patroli tersebut dilakukan karena jumlah mobil dan petugas tidak memungkinkan kalau menjaga di setiap SPBU selama 24 jam. "Jadi kami melakukan patroli keliling," katanya.

Patroli itu, dilakukan tidak hanya untuk mengantisipasi antrian pengunjung SPBU, "Tapi juga mengantisipasi adanya mobil tangki ilegal atau penimbunan bahan bakar minyak," kata Elbin.

Selain melakukan patroli, petugas telah menyebar nomor telepon anggota polisi yang bisa dihubungi setiap saat, "Pihak SPBU bisa menelepon petugas 24 jam penuh," ujarnya. "Terutama kalau terjadi kepanikan massa yang tiba-tiba menyerbu SPBU," ujarnya.

Saat ini Kepolisian Resor Jakarta Selatan pun sedang menggelar operasi preman untuk menekan tingkat kriminalitas. Operassi ini dilakukan di beberapa titik, diantaranya Kebayoran Lama, Cilandak, Terminal Lebak Bulus, Ciputat, dan Setia Budi. Dalam operasi ini, petugas telah menjaring sekitar 300 preman. "Para preman itu sedang dalam pemeriksaan dan akan kami tindak sesuai pelanggarannya," ujar Elbin.[]

CORNILA DESYANA

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mencegah Kerusuhan di Pengadilan | 07 Maret 2005
Penggarong Kayu Layak Dipancung | 07 Maret 2005
Menunggu di Babak Pemanasan | 28 Pebruari 2005
Bukan Perkara Suap, Jenderal | 31 Januari 2005
Dosa Tak Terampun, Jasa Tak Terhimpun  | 29 Desember 1998
'Overhaul' untuk Polisi  | 29 Desember 1998
Sidang untuk Gories?  | 10 November 1998
Dikepung dari Darat dan Laut  | 10 November 1998
Kisah Pelat Buntut PL, BW, dan RX  | 03 November 1998
Jalan Panjang Tragedi Itu  | 06 Oktober 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Murid Azahari Tertangkap
Kapal Polri di Indonesia Timur Belum Penuhi Standar
Polri Bangun Lima Pangkalan Polisi Air
Tempat Penukaran Dibobol Maling
Seniman Ditemukan Tewas
Dua Pencuri Motor Dibekuk
Pemilik Optik Tewas di Kamar Mandi
Polisi Gagalkan Pencurian Motor
Polisi Tangkap Pencuri Susu
Warga Temukan Mortir Sisa Perang Dunia II
> selengkapnya...

Referensi

Profil Kapolda Metro Jaya
Keppres No. 70/2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Polri

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123024 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data