|
Polisi Diminta Usut Perusakan Angkutan Pelat Hitam
Sabtu, 17 Mei 2008 | 07:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sekitar 200 orang yang menamakan diri dari Foskota (Forum Angkutan Plat Hitam/Omprengan) bakal menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Daan Mogot, Batuceper, Tangerang mulai pagi ini. Mereka menuntut polisi menindak aksi perusakan angkutan pelat hitam.
Foskota menduga, perusakan itu dilakukan oleh kelompok massa sopir angkutan pelat kuning. Aksi perusakan terhadap mobil pelat hitam yang dijadikan angkutan umum terjadi kemarin. Perusakan itu sebagai buntut kekesalan para sopir angkutan umum resmi terhadap angkutan pelat hitam yang terus beroperasi, meski tak memiliki izin trayek.
Selain itu, aksi penolakan BBM terus berlanjut. Mulai pukul 10.00 nanti, kelompok buruh dari Komite Buruh Cisadane dan Aliansi Buruh Menggugat akan berunjuk rasa menentang penolakan kenaikan BBM di Area Ruko Plaza Telesomik Jalan Gatot Subroto, Jatiuwung, Tangerang.
Aksi buruh juga akan dilakukan oleh sekitar 100 pekerja PT. Langgeng Makmur, Tangerang pagi ini. Mereka meminta perusahaan agar memenuhi hak-hak normatif mereka sebagai karyawan.
Di Jakarta, dua aksi simpatik bakal digelar di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (BEM FHUI) akan menyebarkan buletin, buku saku, dan materi kampanye lain.
Di tempat yang sama, aksi dilanjutkan oleh sekitar 100 orang dari komunitas homoseksual dan transgender yang tergabung dalam Arus Pelangi. Dalam rangka memperingati International Days Against Homophobia, ,ereka menuntut penghentian kekerasan dan diskriminasi terhadap kaum homoseksual dan transgender.
Bayu Galih/TMC
INDEKS BERITA LAINNYA :
|