close

Pompa Bensin Jadi Sasaran Aksi Mahasiswa

Senin, 19 Mei 2008 | 19:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah pompa bensin jadi sasaran aksi mahasiswa yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak hari ini.

Sekitar 100 mahasiswa Universitas Moestopo Beragama, Jakarta Selatan, misalnya, bergerak menuju pompa bensin di Jalan Pakubuwono, yang berjarak sekitar 500 meter dari kampus. Namun, aparat Kepolisian Resor Jakarta Selatan menghadang mereka.

"Mahasiswa kami giring kembali masuk kampus," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Selatan, Komisaris Pamuji. Meski gagal meyegel pompa bensin, unjuk rasa mahasiswa Moestopo membuat jalan di depan kampus ditutup.

Upaya penyegelan pompa bensin juga terjadi di Jalan Diponegoro, Cikini, Jakarta Pusat, siang tadi. Sekitar 100 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Perlawanan Rakyat saling-dorong dengan 30-an polisi yang menjaga pompa bensin tersebut.

Mahasiswa akhirnya memilih mundur. Mereka berorasi di Jalan Diponegoro, depan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Namun, aksi itu membuat pengelola menutup pompa bensin.

Aksi penyegelan juga terjadi di stasiun pengisian bahan bakar, di Jalan Ciputat Raya. Mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah menutup pompa bensin itu sebagai simbol penolakan atas rencana kenaikan harga BBM.

"Ini bukan persoalan subsidi salah sasaran seperti argumen pemerintah. Tapi, ini karena sistem perekonomian Indonesia yang menyimpang," kata juru bicara Keluarga Besar Mahasiswa Syarif Hidayatullah, Pipo. Sekitar pukul 14.30, mahasiswa membubarkan diri.

Reza Maulana

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan