close

Mahasiswa Menyandera Mobil Tangki Pertamina

Selasa, 20 Mei 2008 | 15:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Mahasiswa Universitas Mercu Buana menyandera mobil tangki Pertamina di depan kampus mereka, Jalan Meruya, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (20/5).

Menurut Ari Nurdianto, Koordinator Lapangan Front Indonesia Semesta Universitas Mercu Buana (FIS UMB), penyegelan mobil Pertamina ini merupakan bentuk protes mereka terhadap rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

"Memang sudah kami rencanakan aksi ini," ujarnya saat ditemui Tempo di Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Barat, Selasa (20/5).

Ari menuturkan sebanyak 35 mahasiswa mengikuti demo ini di depan kampus mereka. Saat mereka sedang melakukan aksi protes di depan kampus dengan membakar ban mobil, menurut Ari ada sebuah mobil tangki Pertamina lewat.

"Kami memang berencana akan melakukan penghadangan, kebetulan mobil tangki lewat," ujarnya.

Mobil tangki pertamina yang mereka hadang bisa memuat 8000 liter bensin dengan nomor polisi B 9269 PQ. Namun mobil tersebut saat dihadang sudah tidak memiliki muatan alias kosong.

Menurut Ari, mobil Pertamina yang mereka sandera tersebut akan dibawa ke Istana Negara untuk berdemo. Namun, saat sampai di jalan tol Kebon Jeruk, di depan Universitas Indonusa Esa Unggul, mereka dihadang polisi. "Setelah itu kami dibawa ke Polres Jakarta Barat," ujarnya.

Rika Panda

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [1] :

  • Sikat

    Menghadapai segala bentuk anarkisme/premanisme dikalangan mahasiswa ........ tangkap saja tuch para preman mahasiswa. Apalagi sudah mengganggu ketertiban umum dan RAKYAT MUAK dengan tingkah polah mahasiwa sekarang. SOK MEMBELA RAKYAT ....... rakyat yang mana ..... ???

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan