Karyawan Rumah Sakit Honoris Mogok, Pasien Ditolak
Kamis, 22 Mei 2008 | 11:51 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang:
Aksi mogok kerja yang dilakukan ratusan tenaga medis Rumah Sakit Honoris Moderland Tangerang hari ini (22/5) menyebabkan pelayanan rumah sakit terganggu. Karyawan yang melakukan mogok menutup pendaftaran pasien sehingga pasien yang mau berobat ditolak.
"Hari ini kami memang tidak melayani pasien baru," ujar salah seorang petugas yang duduk di loket pendaftaran pasien rumah sakit itu.
Berdasarkan pantauan Tempo, didalam rumah sakit itu terlihat sepi dan lengang. Ruang tunggu utama rumah sakit terlihat kosong. Meja resepsionis dan tempat pendaftaran pasien diduduki karyawan yang demo. Sebuah tulisan bertuliskan, Maaf Pelayanan Anda Terganggu, Kami Sedang Mogok Kerja, diletakkan diatas meja pendaftaran pasien.
Sejumlah pasien yang hendak berobat terpaksa pulang dengan wajah kecewa karena tidak terlayani. "Kami ditolak," ujar salah seorang ibu yang menggendong anaknya.
Meskipun menolak pasien baru, namun pelayanan terhadap pasien yang dirawat masih tetap dilakukan. Unit Gawat Darurat masih dibuka. "Pasien yang dirawat kami jamin tidak akan terlantar," kata Agus Cahyo, Ketua Federasi Komisariat Rumah Sakit Honoris.
Sekitar 200 dari 600 karyawan Rumah Sakit Honoris yang terdiri dari dokter, perawat, petugas laboratorium hingga sopir ambulance melakukan mogok kerja. Aksi itu akan mereka lakukan selama tiga hari untuk menuntut hak normatif mereka.
Joniansyah
Topik :
Komentar Anda
- comment
sriuss neh berita??? baru gw mo ngelamar kerjaan sebagai staff rekam medis di honoris
Pengirim : riri di tangerang





