Evakuasi Korban Casa Terhalang Kabut
Sabtu, 28 Juni 2008 | 08:14 WIB
TEMPO Interaktif, Bogor:
Proses evakuasi korban pesawat Cassa CN 212 terhalang oleh kabut tebal. "Kabut belum hilang sejak tadi malam," ujar Hendri, salah seorang anggota Rescue Radio Amatir Penduduk Indonesia kepada Tempo Newsroom Sabtu pagi ini (28/6).
Meski terhalang kabut, kata Hendri, petugas gabungan yang berasal dari Korps TNI Angkatan Udara, Badan SAR Nasional, dan polisi, masih berada di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Tampak puluhan petugas berbaur dengan wartawan yang menginap di rumah warga sejak kemarin malam.
Juru warta yang hendak mengambil gambar di tempat kejadian sudah berangkat sejak pukul 03.00 pagi tadi. Mereka terdiri dari fotografer dan pemegang kamera. Sejumlah peralatan mereka persiapkan dengan lengkap. Seperti jas hujan, senter, dan alat keselamatan lain.
Meski demikian sebagian juru warta memilih untuk berada di sekitar posko. Hal ini disebabkan karena juru warta ini tidak mempersiapkan diri dengan peralatan pendakian yang memadai.
Sejak pagi tadi, sejumlah bantuan telah didatangkan untuk membantu proses evakuasi. Belasan mahasiswa pecinta alam yang berasal dari Universitas Indonesia dan Universitas Pakuan saat ini sedang mendaki salah satu punggung Pondok Walanda menuju lokasi jatuhnya pesawat yang berada diantara lembah bukit Cisalak 1 dan 2.
Selain mereka, bantuan juga datang dari identifikasi Polres dan Polda Jawa Barat. "Pagi ini kami menurunkan 10 orang," ujar Kepala Tim Identifikasi Polda Jawa Barat Komisaris Sofian.
Topik :






Komentar Anda :