Gubernur Bungkam Soal Kasus APBD 2007

Jum'at, 04 Juli 2008 | 16:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menolak memberi menjelaskan mengenai dugaan penyimpangan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2007 sebesar Rp 5,3 triliun. "Silakan tanya dulu sumber yang bilang ada penyimpangan itu," kata Fauzi di Balai Kota.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai laporan penggunaan dana APBD 2007 DKI Jakarta disclamer atau tak bisa memberi opini. BPK menemukan kekurangan penerimaan dan kelemahan administrasi Rp 5,3 triliun. Kelemahan administrasi sebesar Rp 5,2 triliun terjadi pada 15 satuan kerja di bawah Pemerintah Daerah DKI Jakarta.

Indonesia Corruption Watch menyatakan dugaan penyimpangan dana ini bisa mengarah pada korupsi. Itu sebabnya, perlu dilakukan penelitian mendalam. BPK rencananya pekan depan membentuk tim investigasi. Bahkan, di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sedang terjadi pro-kontra pembentukan panitia khusus untuk menyelidiki dugaan penyelewengan dana ini.

Amirullah

  • Share on Facebook
  • Send
  • Print

Komentar

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan