Penertiban Boker Batal
Sabtu, 19 Juli 2008 | 12:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Jakarta Timur membatalkan rencana penertiban prostitusi di kawasan Boker, Ciracas. Pembatalan itu terjadi karena rencana penertiban telh bocor. "Kami tunda, mungkin pekan depan," ujar Lantip, Kepala Sie Operasi Suku Dinas Ketentraman dan Ketertiban Jakarta Timur seusai operasi penertiban Sabtu (19/7) dini hari.
Menurut Lantip, sejak Jumat malam target operasi Satpol PP adalah empat titik rawan yaitu Metro Pos kawasan Industri Pulogadung, Gunung Antang Matraman, kawasan depan LP Cipinang Jatinegara, dan kawasan Boker Ciracas.
Keempat kawasan ini dikategorikan rawan karena banyaknya pengaduan dari masyarakat. "Banyak yang melapor kepada kami."
Penertiban semalam hanya mampu menciduk 27 wanita dan 1 waria yang diduga sebagai pekerja seks. "Yang terjaring paling banyak di Gunung Antang sekitar 14 pekerja seks," kata Lantip.
Bocornya informasi penertiban telah terlihat saat petugas melakukan inspeksi di kawasan Metro Pos. Di sana kedatangan petugas telah terendus, pada akhirnya petugas tidak menemukan satu pun pekerja seks. (Akbar Tri Kurniawan)





