close

Pembunuh Rahmat “Be A Man” Terlacak Lewat Ponsel Rampasan

Sabtu, 19 Juli 2008 | 18:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Terungkapnya pembunuhan Rahmat Hidayat (19 tahun), perserta kontes waria “Be A Man” di Global TV, berawal dari keterangan saksi yang melihat di lokasi kejadian pada awal pekan lalu.

Menurut Komisaris Rachimat, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Depok, salah seorang saksi sempat melihat seseorang berlari dekat lokasi terbunuhnya Rahmat. Dari keterangan itu polisi dapat menyimpulkan arah pelarian si pelaku dan kemudian melakukan penyisiran.

Ia menambahkan, penyusuran polisi melibatkan tokoh-tokoh warga dan pemuda di sekitar stasiun Pondok Cina, Beji, Depok. Dari situ, didapat gambaran si pelaku pembunuhan dan perampokan tersebut.

"Ternyata, setelah kami telusuri di jalan-jalan sekitar stasiun, orangnya tinggal tak jauh dari situ," kata Rachimat kepada Tempo, Sabtu (19/07) sore ini.

Pelaku bernama Irfan alias Jerry (25 tahun), diketahui melakukan pembunuhan karena ingin merampas telepon gengam Nokia 6600 milik Rahmat, atau yang juga kerap dipanggil Rahma.

Terlacaknya keberadaan Jerry itu juga lantaran polisi menangkap sinyal telepon genggam yang dirampas itu. "Ia menyalakan telepon itu hari Jumat. Dari situ kami melacak posisinya,"ujar Rachimat.

Keterangan tambahan lain diperoleh polisi dari rekaman kamera CCTV sebuah mal tak jauh dari lokasi kejadian. Dalam rekaman itu, Rahma tampak berjalan sendirian sekitar pukul 21.00 WIB keluar dari mal. "Ternyata sebelum pergi ke statiun itu dia sempat berjalan-jalan di mal," katanya. Ferry Firmansyah

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [1] :

  • Tegta

    ka jak ok ma keh ka ka yak poh bencong

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan