Industri Tangerang Siap Geser Jam Kerja
Rabu, 23 Juli 2008 | 11:08 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang: Sebanyak 500 industri berskala besar di wilayah Tangerang akan mulai memberlakukan pergeseran hari kerja pada 31 Juli mendatang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Hasdanil mengatakan tidak semua industri diwajibkan ikut menggeser hari kerjanya. Hanya kelompok industri golongan I, ujarnya hari ini.
Menurut dia, jadwal telah ditetapkan berdasarkan kelompok. Kesepakatan untuk menggunakan jadwal pergeseran jam kerja itu, menurut Hasdanil telah dilakukan pada Selasa petang di pendopo bupati Tangerang.
Dalam kesepakatan yang dipimpin oleh Bupati Tangerang Ismet Iskandar itu hadir perwakilan pengusaha, industri dan instasi terkait di Pemerintah Kabupaten Tangerang seperti Dinas tenaga Kerja.
Jadwal pergeseran hari libur bagi industri di Tangerang itu dibagi dalam 10 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 50 perusahaan, ujar Kepala Cabang Perusahaan Listrik Negara Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, kepada Tempo.
Menurut Nurmansyah, hari kerja dan libur industri itu berdasarkan kelompok. Misalnya kelompok industri 1 dan 6 tidak bekerja di hari senin sebagai gantinya mereka tidak bekerja pada hari Sabtu. Kelompok 2 dan 7 libur di hari Selasa dan Rabu. Industri yang berjadwal libur wajib memadamkan listrik, kata dia.
Manajemen PT Surya Toto Indonesia, produsen kloset, mengaku pergeseran hari kerja maupun pemadam bergilir sama sekali tidak menganggu kerja perusahaan. Sebab perusahaan yang berlokasi di Cikupa Tangerang itu sejak tahun 1992 menggunakan bahan bakar gas. 90 persen lebih kegiatan di pabrik menggunakan bahan bakar gas, kata Masruri Manager HRD Surya Toto.
Joniansyah





