Polisi Cokok Dua Jaringan Narkoba Afrika

Kamis, 21 Agustus 2008 | 21:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Polisi mengungkap dua jaringan sindikat narkoba dari Afrika Barat, yakni Ajah Joseph dan Bethel Onyedika Oju. Menurut Direktur IV/Narkoba Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Indradi Thanos, mereka menjual putauw dan shabu-shabu.

Jaringan Ajah Joseph terbongkar setelah Ati Suryani, warga Pondok Kopi, Jakarta Timur, ditangkap di Ramayana, Pasar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 15.30, Rabu lalu. Kurir Ajah Yoseph ini akan melakukan transaksi dengan polisi yang menyamar. Dari tangannya, polisi menyita 93 gram heroin dan 45 gram shabu.

Adapun sindikat Bethel Onyedika Oju terungkap 14 Agustus lalu setelah petugas BNN menangkap Iwan Chandra di Hotel Kebayoran Inn, Jakarta Selatan, bersama 50 gram heroin. Ia kurir Dadang, narapidana di LP Cipinang. Dadang berdagang lewat istrinya, Wahyuni. Dadang mengaku mendapat heroin dari Bethel Onya alias Boni yang orang Nigeria.

Seperti diberitakan sebelumnya, peredaran narkoba di Jakarta pada Januari-Juli 2008 mencapai 4.297 kasus. Sedangkan sepanjang tahun lalu peredarannya 6.892 kasus. Menurut Badan Narkotika Provinsi DKI Jakarta Polda Metro Jaya, lonjakan ini terjadi karena pasokan narkoba dari luar negeri.

Sofian

Komentar Anda (1) :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
  • Hakim

    wahai hakim berikanlah keputusan hukuman yang membuat jera pengedar narkoba,kasihan pak polisi ngejar2 orang afrika

    -- Widya, Jakarta, 21/08/2008 21:38:08 wib

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :