25 Kelurahan Di Ibu Kota Rawan Flu Burung
Kamis, 26 Maret 2009 | 06:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 25 kelurahan di DKI Jakarta tercatat sebagai wilayah rawan kasus flu burung. Selama periode 2005-2009, wilayah tersebut bergantian dinyatakan sebagai kawasan merah karena ditemukan kasus positif flu burung pada manusia.
Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ida Bagus Nyoman Banjar mengatakan wilayah rawan penyebaran flu burung selalu berubah-ubah. "Wilayah perbatasan sangat potensial," kata Banjar.
Tahun ini saja, lanjut Banjar, dua dari tiga orang positif flu burung meninggal dunia. Adapun 3 kelurahan yang ditemukan kasus positif flu burung 2009 ini meliputi Kelurahan Petukangan, Jakarta Selatan, Kelurahan Penggilingan dan Cakung Barat di Jakarta Timur.
Data Dinas Kesehatan selama periode 2005-2009 ditemukan 37 orang positif flu, 31 orang diantaranya meninggal dunia. Pemerintah tidak tinggal diam. Sosialisasi penanganan flu burung terus dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan masyarakat. "Baik masyarakat dan tenaga medis harus tanggap flu burung,"katanya.
RUDY PRASETYO
Data Kasus Flu Burung (Sumber Dinas Kesehatan)
-Tahun 2005, 8 orang positif 7 orang di antaranya meninggal
-Tahun 2006, 11 orang positif 10 orang di antaranya meninggal
-Tahun 2007, 8 orang positif 7 orang di antaranya meninggal
-Tahun 2008, 7 orang positif 5 orang d iantaranya meninggal
-Tahun 2009, 3 orang positif 2 orang di antaranya meninggal
Data Kelurahan Merah Flu Burung
Jakarta Utara : Tahun 2005 Sunter Jaya
Jakarta Barat : Tahun 2005 Meruya Utara; 2006 Kapuk, Kedaung kali Angke; 2007 Kali Deres, Rawa Buaya; 2008 Kalideres
Jakarta Selatan : 2005 Bangka, Petukangan Utara, Petukangan Selatan; 2006 Petukangan Utara, Ulujami, Pondok Pinang, Petogogan; 2007 Tegal Parang; 2008 Kebayoran Lama Utara, Gandaraia Utara; 2009 Petukangan
Jakarta Timur : 2005 Utan Kayu Selatan, Bambu Apus; 2006 Pisangan Timur, Rawa Bunga; 2008 Kayu Putih, Duren Sawit, Pulo Gebang; 2009 Penggilingan, Cakung





Komentar Anda :