Anak Muda Cina Enggan Seks Bebas
Kamis, 16 Oktober 2008 | 12:06 WIB
TEMPO Interaktif , Beijing: Survei terbaru di Cina, mencoba menjajaki kehidupan seks generasi muda yang lahir dibawah kebijakan satu anak untuk membatasi ledakan penduduk di negeri Tirai Bambu. Hasilnya? Ditemukan bahwa mereka pada umumnya enggan melakukan seks pra nikah.
Negara yang mempunyai populasi terbesar dan kebutuhan air dan energi yang besar pula ini, membuat Cina memutuskan kebijakan untuk membatasi anak dalam keluarga sejak tahun 1970. Pada umumnya keluarga hanya boleh mempunyai satu anak, meskipun tetap ada pengecualian.
Dilansir dari harian anak muda Cina, dari survei Akademi Ilmu Sosial Cina menyatakan bahwa anak kelahiran 1976 dan 1986, ditemukan bahwa mereka mempunyai pengalaman seksual pertamanya pada usia 22 tahun.
“Survei menemukan bahwa satu sisi mereka mendapati pengalaman seks lebih awal tetapi di sisi lain hubungan tetap stabil sampai menikah,” tulis koran itu. “Ini menunjukkan kontradiksi dalam pendidikan sex yang dterima generasi satu anak.”
Survei juga menemukan, kebanyakan dari mereka menolak kencan semalam. Dan hampir tiga perempat responden mengaku belum pernah mencoba dengan sesama atau homoseks. Seks pranikah dan kebiasaan lainnya secara umum dianggap menjadi masalah.
Selain itu, dalam survei itu juga menemukan bahwa lebih dari 97 persen responden menginginkan anak hasil dari pernikahan dan 61 persen menginginkan anak idealnya mempunyai dua orang.
AP| AFP| Nur Haryanto
Topik :
- xx
asi dibotoho i sude????? gabus dei......
Pengirim : xxx di xx






Komentar Anda :