Tak Dibelikan Motor, Anak Bunuh Ayah

Rabu, 17 Agustus 2005 | 12:55 WIB

TEMPO Interaktif, Depok:Sugiarto alias Sugi anak ketiga dari lima bersaudara (22) membunuh ayahnya Sumardi (49) karena berulang kali minta dibelikan motor, tapi tidak dipenuhi. Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada pukul 17.30 WIB Selasa (16/8) di Curug, Cimanggis, Depok. Ketika korban sedang makan di depan televisi. Di ruangan itu, terdapat sebuah pisau dapur yang tergeletak di sebuah rak dekat televisi.

Pelaku kemudian turun dari kamarnya di atas, kemudian ia langsung melampiaskan kemarahannya pada ayahnya dengan menikamkan pisau dapur itu ke lambung sebelah kiri.

Setelah Sugi menusuk ayahnya, dia langsung kembali ke kamarnya di loteng sambil membawa barang bukti berupa pisau dapur kemudian membuangnya ke atap rumah.

Menurut penuturan tersangka, ia marah kepada ayahnya karena selama empat bulan terakhir ia sudah berkali-kali minta dibelikan motor tetapi tidak dipenuhi. "Saya minta motor buat ngojek,"katanya di kantor polisi.

Pelaku yang tidak lulus SMA ini dan sudah empat tahun menjadi pengangguran mengaku menyesali perbuatannya. Sekarang Sugi mendekam di tahanan Polsek Cimanggis, Depok.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Sentra Medika Depok, namun korban yang sehari-harinya bekerja sebagai supir taksi meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit karena kehilangan banyak darah.

Satu setengah jam setelah kejadian kepolisian sektor Cimanggis langsung meringkus pelaku di rumahnya, meskipun upaya penangakapannya sempat dihalang-halangi oleh pihak keluarga. Keluarga korban mengatakan bahwa kematian Sumardi karena jatuh dari tangga.

Kemudian Kapolsek Cimanggis AKP Sutarjo turun tangan untuk menjelaskan kepada keluarga bahwa kematian korban tidak wajar. Akhirnya pihak keluarga pun mengalah dan mayat korban dibawa ke RS Cipto. "Menurut visum sementara korban meninggal karena luka tusukan di lambung sebelah kiri yang langsung menembus ke jantung dan paru-paru korban,"kata Sutarjo.

Rini Kustiani

TOPIK






Komentar Anda

Kirim