close

Cabut Berkas, Saksi FPI Mengaku Diintimidasi Polisi

Senin, 08 September 2008 | 16:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:  Saksi dari Laskar Pembela Islam, Sunarto, mencabut berkas berita acara pemeriksaan ketika ia diperiksa di Polda Metro Jaya. Kesaksian dalam insiden bentrok antara Laskar  dengan massa Aliansi  Kebenaran Untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan pada 1 Juni lalu. "Saat itu saya dalam keadaan tertekan," katanya di persidangan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat siang tadi.

Saat diperiksa, Sunarto mengaku  dalam kondisi lelah kemudian  diintimidasi polisi. "Waktu itu  saya  tidak didampingi pengacara," katanya. Akibatnya,  ia  tidak tahu apa saja yang disampaikan kepada penyidik.

Sunarto  menceritakani kronologis  seribuan massa Komando Laskar Islam yang berkumpul dari Masjid Istiqlal. Ketika menuju Istana, mereka diprovokasi sebagai laskar kafir, dan gerah melihat spanduk yang memojokkan Fron Pembela Islam.

Selain Sunarto, sidang tadi juga menghadirkan  kesaksian mantan Kepala Polsek Tanah Abang Komisaris Joni Iskandar. Menurut dia, sebelum aksi  memang sudah ada rapat  oleh  kelompok Islam untuk memprotes kenaikan harga bahan bakar minyak. "Aksi itu harusnya bukan pada 1 Juni," kata Joni. Ia mengaku tidak tahu mengapa rencana itu berubah.

Mustafa Silalahi
 

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan