close

Adnan Buyung dan Pengunjung Sidang Ribut

Senin, 08 September 2008 | 16:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Massa pendukung Komando Laskas Pembela Islam, Munarman, saling berteriak dengan pengunjung sidang lain. Salah satunya pengacara senior Adnan Buyung Nasution. Kajdian itu berlangsung pada pembukaan sidang Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (8/9).

Kegaduhan itu diawali saat sidang dimulai. Adnan Buyung Nasution, yang pernah mendampingi Ahmadiyah sebagai pengacara, diwawancarai wartawan di bangku pengunjung paling depan. Buyung lebih dulu bertanya kepada sesorang, "Anda bertanya sebagai wartawan atau bukan?"

Dari arah belakang, terdengar teriakan: Bubarkan FPI. Seorang pria tua yang duduk dekat Buyung menyahut: Yang pantas yang dibubarkan Ahmadiyah. Pekik takbir dan umpatan ke Ahmadiyah menjadikan suasana ruang sidang kacau.

Kondisi ini dihentikan polisi yang datang sambil membawa pentungan. Polisi memisahkan dua kelompok yang saling mengejek. Pengunjung pro Munarman dijauhkan dengan pengunjung anti-Munarman. Sehabis itu, suara hakim melalui spiker, "Yang hadir mohon tertib," kata Panusunan Harahap, hakim yang menyidang terdakwa Munarman.

Mantan bos Kontras itu didakwa memimpin aksi pengeroyokan kelompok Aliansi Kebebasan Untuk Kebenaran Beragama dan Berkeyakinan di Monas pada 1 Juni lalu. Laskar yang dipimpin Munarman dituduh memukuli sejumlah aktivis Aliansi.

Mustafa Silalahi

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda [3] :

  • Fpi bengis

    habib rizieg adlh utusan osama yang ingin menghancurkan keberagaman dan toleransi agama di indonesia

  • Hati2 adu domba

    nah ni dia adu domba umat..pake nama muhammad rauf segala lageee..aku haqul yakin namanya bukan itu tapiii....hati2 adu domba umat model begini, apalagi ini bulan puasa

  • Fpi culun..!!!

    kesian banget si munarboy (munarman) pas bininya mao ngelahirin eh di penjara..yah biar tau rasa!!!..eh iya satu lagi buat para FPI mania..bertobatlah kalian..karena sesungguhnya rizieq adalah setan!!!

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan