Kalla Jaminkan Dirinya untuk Prita
Rabu, 03 Juni 2009 | 14:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota tim sukses pasangan calon presiden Jusuf Kalla-Wiranto, Johan O. Silalahi mengatakan, Kalla telah bertindak cepat dan berani mengambil resiko dengan menjaminkan dirinya untuk kebebasan Prita Mulyasari.
Johan menceritakan, sebelumnya Kalla menghubungi Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan meminta agar kepolisian membebaskan Prita. “Pak Kalla menghubungi Kapolri dan seharusnya pihak kejaksaan maupun pihak penjara segera merespon dengan meninjau ulang kasus ini,” katanya saat dihubungi, Rabu (3/6).
Ia menilai, kasus yang menimpa Prita ditanggapi penegak hukum secara berlebihan. Hal itu katanya menunjukkan hukum di Indonesia bisa diinterpretasikan banyak pihak.
“Menunjukkan banyak wajah hukum kita. Ini menjadi sinyal bagi Kapolri maupun kejaksaan untuk memverifikasi ulang kasus ini karena sebenarnya Ibu Prita hanya menceritakan pengalaman pribadinya ke teman-temannya,” kata Johan.
Tindakan Kalla menjaminkan dirinya untuk kebebasan Prita dinilai Johan sebagai bentuk keberpihakan dan dukungan moral Kalla terhadap warga. Tindakan itu menurutnya sangat berani.
“Tapi Pak Kalla tidak melakukan kunjungan ke Ibu Prita sebab kita tak mau ini kesannya jadi dipolitisasi. Jangan sampai over juga. Sikap JK merupakan support moral yang besar,” papar Johan.
Prita diadukan oleh Dokter Hengky yang bertugas di Rumah Sakit Omni Sutra, Tangerang, ke Polda Metro Jaya pada 5 September 2008. Ia disangka melakukan pencemaran nama baik melalui surat elektronik di sebuah milis.
Prita ditahan sejak 13 Mei lalu. Kamis (4/6) besok Prita akan menjalani sidang perdana kasus ini. Hingga sekarang dukungan terus mengalir untuk ibu dengan dua anak ini. Antara lain dari Dewan Pers, Blogger, pengguna facebook, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Sukarnoputri dan sebagainya.
HAYATI MAULANA NUR





Komentar Anda [24] :