close

DPR Minta Departemen Kesehatan Cabut Izin Rumah Sakit Omni

Rabu, 03 Juni 2009 | 14:55 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang: Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Suripto, mengatakan pihaknya akan melayangkan surat ke Departemen Kesehatan untuk meninjau kembali izin Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutra, Tangerang Selatan, Banten, terkait dengan kasus Prita Mulyasari. 

Hal tersebut diungkapkan Suripto usai mengunjungi Prita di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, Rabu (3/6). Suripto menyatakan Departemen Kesehatan perlu mengkaji dan meneliti rumah sakit-rumah sakit berlabel internasional yang terindikasi memberikan pelayanan buruk kepada pasiennya. 

“Rumah sakit di mana Prita diadukan itu berlabel internasional, tapi servis pelayanannya disangsikan. Dan kami akan meminta Departemen Kesehatan untuk mencabut izin rumah sakit Omni,” ujar Suripto.

Menurut Suripto, Departemen Kesehatan perlu mengawasi rumah sakit-rumah sakit lain yang berlabel internasional agar tidak ada korban lain seperti yang dialami Prita. 

Prita Mulyasari, 32 tahun, merupakan tersangka dalam kasus pencemaran nama baik Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutra, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Ia ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang sejak 13 Mei, karena digugat pihak rumah sakit secara perdata dan pidana. Gugatan tersebut dilayangkan pihak rumah sakit setelah Prita berkeluh kesah tentang layanan rumah sakit tempat ia dirawat saat itu melalui email pribadinya pada 15 Agustus. 

AYU CIPTA

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [8] :

  • Rumah yang sakit

    Kapitalis dimana-mana otaknya duit mulu, kagak mikirin pasien / costumer, Duit di atas segala-galanya. Pengacara juga sama aja, ada kasus = ladang uang, ga peduli yang dibela benar/salah, yang penting bisa tampil dan peras kantong masyarakat, itu adalah sorga baginya. Mohon DEPKES survay juga pasien2 dari RS lain, banyak yang mati tapi dibungkam oleh Rumah Sakit, otak2 para direktur rumah sakit perlu di Scan VIRUS, agar sadar tujuan rumah sakit bukan untuk menjadikan rakyat kelinci percobaan, dan ladang uang, tapi untuk menyelamatkannya.

  • Gak kaget...

    rOeMah sakit noN Indonesia

  • Dokternya juga

    Bu Menkes jangan cuma RS nya yang ditutup tapi dokter2 yang terlibat juga perlu di cabut izin prakteknya.

  • Lebih efektif

    Setuju pak Ripto... begitu lebih efektif utk memberi tekanan ke OMNI.

  • Sok

    Inilah modelnya rumah sakit sok2 an..
    Kalau dilihat jalan ceritanya dari email prita, kita melihat ada yang tidak beres dengan mutu kerja RS omni ini..Belum se-level dengan UCLA hospital saja,sudah bertindak sombong seperti itu..What kind of hospital is that?

1 2
Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan