Iran Akan Tolak Pemerintah Boneka Irak Made in Amerika

Senin, 31 Maret 2003 | 10:44 WIB

TEMPO Interaktif, Teheran:Pemerintah Iran memastikan akan menolak rezim boneka buatan Amerika Serikat jika pemerintah Irak kalah perang. Menurut Kamal Kharazi, menteri Luar Negeri Iran, mereka hanya menghormati pemerintahan yang dibangun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan dipilih oleh rakyat Irak sendiri. Kharazi menyampaikan sikap Teheran itu dalam sebuah jumpa, Minggu (30/3).
Hubungan antara Iran dan Irak, hingga kini masih dingin. Ini akibat perang selama delapan tahun pada era 1980, yang mengakibatkan satu juta korban jiwa. Namun negeri Ayatullah ini menunjukkan netralitas terhadap agresi militer AS dan sekutunya. Misalnya, Iran menurunkan nada reaksinya atas serangan tiga misil Amerika yang ‘nyasar’ ke wilayah Iran. Akan tetapi para pejabat Iran mengkritik keras tindakan AS yang berusaha menjatuhkan Presiden Saddam Hussein. Mereka memandang, justru Amerika berperan besar bagi Irak dalam memperoleh senjata-senjata pemusnah massal yang dituduhkan selama ini.

Sikap Teheran ini menimbulkan kritik dari AS. Jumat lalu, Donald Rumsfeld—menteri pertahanan AS—menuduh Teheran mengijinkan ratusan pejuang Irak dari kelopok Syiah untuk melawan invasi pasukan sekutu. Rumsfeld mengancam akan meminta pertanggung jawabab Iran soal ini. (Budi Riza - Tempo News Room)






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: