Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Luar Negeri

Penangkapan Kelompok Anti Pemilu Terjadi Dimana-Mana
Sabtu, 29 Januari 2005 | 16:36 WIB

TEMPO Interaktif, Baghdad: Sehari menjelang pemilihan umum situasi di seluruh Irak mencekam. Di
Baghdad, tank-tank tentara Amerika Serikat terus berpatroli berkeliling kota. Kendaraan pribadi minimal paling dekat 100 meter dari kendaraan-kendaraan perang tersebut. Banyak jalan di kota Baghdad ditutup. Nassir
seorang sopir yang akan membawa saya ke beberapa tempat mengaku tak bisa mengantar sampai hotel Coral, tempat saya menginap di kawasan Alwatheq Square. "Maaf, saya
sudah di jalan tetapi jalanan di mana-mana ditutup," katanya lewat telepon selularnya.

Selain jalan-jalan yang dihalang-halangi semen beton dan kawat berduri semalam (28/1) saat jam malam, mobil-mobil polisi Irak berkeliling kota dengan senjata siap tembak. Beberapa polisi yang naik sedan Nissan terbuka,
bahkan memakai menutup kepala dan muka.

Memang teror sedang mengintai tentara Amerika Serikat menjelang pemilihan umum. Di sebelah barat Bagdhad, Jumat sore kemarin, dua orang tentara AS tewas, gara-gara mortir yang ditembakkan ke helikopter AS. Malam harinya lima tentara AS lainnya juga tewas dalam tembak menembak dengan kelompok bersenjata yang tak dikenal di berbagai tempat di sekitar Bagdhad.

Di Ramadi, sekitar 300 kilometer sebelah barat Bagdhad, dua orang anggota kelompok bersenjata yang menyerang tentara AS tewas. Tempat pemungutan suara di tempat itu juga diledakkan. Ramadi, seperti halnya kota Falujah, termasuk daerah yang mayoritas Islam sunni yang menolak ikut pemilihan umum, yang mereka sebut sebagai "buatan Amerika Serikat".

Terjadi juga penangkapan di berbagai tempat. Di Ramadi 70 orang ditangkap dan ditahan dua hari, tapi kemundian dibebaskan, setelah mereka tak terbukti bagian dari
kelompok perlawanan yang anti pemilu di Irak.

Di Mosul, 300 kilometer sebelah utara Baghdad, 240 orang ditangkap, karena dicurigai sebagai kelompok perlawanan. Menurut wakil Perdana Menteri Irak Naquib Fallah, telah ditangkap beberapa orang yang diduga kuat anak buah Abu
Musab Al-Zarqawi. Mereka itu diantaranya, Muhammad Daud, Abu Hasan dan Abu Saef. "Dalam waktu dekat Al-Zarqawi akan kami tangkap, kami sudah mendapat informasi keberadaan Zarawi," kata Naquib kepada wartawan di Baghdad pagi ini, Sabtu (29/1).

Ahmad Taufik

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes anti Amerika Serikat mengecam keras rencana pemerintah AS menyerang Irak dengan poster Protes anti Amerika Serikat mengecam keras rencana pemerintah AS menyerang Irak dengan membawa poster di depan Kedubes AS, Jakarta Pusat, Selasa, 08/10/2002. Protes ini dinamakan aksi damai
Protes Anti Amerika
Protes Anti Amerika
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jam Malam di Irak
Jam Malam Mulai Berlaku di Irak
Mati Syahid Bersama FPI
Pencopet Di Aksi PKS Tertangkap
Aksi PKS Sampai di Depan Gedung PBB
PKS Aksi Solidaritas Untuk Warga Irak
Mer-C Akan Kirim Relawan Ke Irak
Ormas Islam Serukan Dukungan untuk Fallujah
Diskusi tentang Fallujah
Tim Inspeksi : Alasan Invasi ke Irak Tak Terbukti
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data