Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Clinton Utusan Khusus PBB untuk Tsunami
Kamis, 14 April 2005 | 11:27 WIB

TEMPO Interaktif, New York: Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjuk mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton sebagai utusan khusus untuk pemulihan korban tsunami. Sekjen PBB Kofi Annan menyebutkan, Clinton akan menjadi penghubung antara negara-negara korban dan donor.

"Dia bisa mengambil langkah penting apapun untuk memaksimalkan dan menjaga koordinasi pada level kebijakan," kata Annan di Markas Besar PBB, New York, Rabu waktu setempat atau Kamis WIB.

Annan menambahkan, Clinton juga akan memastikan bahwa janji bantuan bisa mencapai komunitas yang membutuhkan. Selain itu, pembuatan sistem peringatan dini untuk negara-negara di Samudera Hindia dan Asia Tenggara bisa dijalankan dengan terkoordinasi dan terpadu.

Clinton yang kini disebut-sebut sedang berkampanye untuk posisi Sekretaris Jenderal PBB menyatakan, masalah yang muncul akibat gempa dan tsunami 26 Desember 2004 adalah "tidak adanya pemecahan dan kita tidak bisa kehilangan konsentrasi darinya." "Kita memiliki tanggung jawab moral untuk membangun kembali wilayah korban menjadi lebih baik daripada sebelumnya," tuturnya.

Ia menyatakan, saat ini lebih sulit dibandingkan ketika krisis akibat tsunami dimulai. Namun, kata dia, ketika semua negara korban memiliki rencana pembangunan kembali, "Kami akan mengaturnya, dan lebih mudah bagi semua untuk mengetahui apa yang harus kita lakukan."

Clinton mengaku memiliki peluang untuk berhasil dalam menjalankan misinya. "Saya mendapat kehormatan untuk menerima tugas ini," kata presiden Amerika Serikat 1992-2000 itu. AFP/Budi S

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Dari kiri ke kanan: Mantan Menteri Permukiman dan  Prasarana Wilayah, Erna Witoelar, UN Resident Coordinator, Mr. Bo Asplund dan Unicef Representative, Mr. Steven Allen saat jumpa pers tentang terpilihnya Erna Witoelar menjadi duta khusus PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) untuk tujuan pembangunan milenium di kawasan Asia Pasifik dengan target menghapuskan kemiskinan yang ekstrim dan kelaparan, di Gedung PBB, Jakarta, 3 September 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/277/2003; 20031028]. Dari kiri ke kanan: Mantan Menteri Permukiman dan  Prasarana Wilayah, Erna Witoelar, UN Resident Coordinator, Mr. Bo Asplund dan Unicef Representative, Mr. Steven Allen saat jumpa pers tentang terpilihnya Erna Witoelar menjadi duta khusus PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) untuk tujuan pembangunan milenium di kawasan Asia Pasifik dengan target menghapuskan kemiskinan yang ekstrim dan kelaparan, di Gedung PBB, Jakarta, 3 September 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/277/2003; 20031028].
Erna Witoelar, Mr. Bo Asplund dan Mr. Steven Allen
Erna Witoelar, Mr. Bo Asplund dan Mr. Steven Allen
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pasar Permanen Segera Dibangun di Nias dan Aceh
Menteri PU: Fase Rekonstruksi Aceh Melalui Lelang
Tiga Batalion Jaga Jalan Banda Aceh-Meulaboh
PKS: Pemerintah Belum Maksimal Tangani Bencana Nias
Rp 4 Triliun Dana Moratorium untuk Aceh
Tak Dapat Bantuan Warga Aceh Demo
Dua Juta Orang Miskin Baru Akibat Tsunami di Asia
Kalla: Evakuasi di Nias Selesai Dalam 1-2 Hari
Nias Selatan Masih Minim Bantuan
Queensland Sumbang AUST $ 4 juta
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data