close

Indonesia Tak Perlu Jihad ke Libanon

Selasa, 15 Agustus 2006 | 20:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Warga Indonesia tidak perlu jihad ke Libanon dan Palestina. Sebab, langkah itu justru bakal memperburuk keadaan. “Kecuali situasinya sangat mendesak,” kata Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz Mehdawi dalam seminar Konflik dan Prospek Perdamaian di Timur Tengah di Jakarta, Selasa.

Mehdawi menanggapi maraknya keinginan warga Indonesia berangkat ke medan perang guna membantu perjuangan rakyat Libanon dan Palestina. Di berbagai daerah dibuka pendaftaran bagi relawan yang mau berjihad. Bahkan, Majelis Mujahidin Indonesia minta bantuan tentara dan polisi melatih relawan.

Menurut Mehdawi, cukup tentara penjaga perdamaian asal Indonesia saja yang berjihad. “Biar mereka jihad secara profesional,” ujarnya. Kalau pun relawan-relawan itu ngotot berangkat, kata dia, tenaga mereka bisa dialihkan guna membantu rekonstruksi infrastruktur yang rusak, atau sebagai tenaga medis.

SS KURNIAWAN

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan