Kabut Asap Ancam Penerbangan Malaysia

Kamis, 17 Agustus 2006 | 19:23 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Kabut, yang muncul akibat kebakaran hutan di pulau Kalimantan, mengancam lalu lintas penerbangan di Negara Bagian Serawak, Malaysia. Asap kiriman Indonesia itu membuat jarak pandang makin terbatas dan kualitas udara terus memburuk.

Akibat kabut asap itu kemampuan melihat di Kuching, ibukota Serawak, tinggal satu kilometer saja. Di Kota Sri Aman cuma 1,8 kilometer dan Bintulu hanya tiga kilometer. Indeks polusi udara di negara bagian itu juga di bawah ambang batas, yaitu di kisaran 100-200.

?Normalnya jarak pandang sepuluh kilometer dan kalau sampai di bawah empat kilometer sangat beresiko dan mengganggu penerbangan,? kata pejabat Departemen Meteorologi Malaysia yang minta namanya tidak ditulis kepada kantor berita AFP, Kamis.

Menurut pejabat tadi, pihaknya sudah mengeluarkan peringatan yang ditujukan ke bandara-bandara di Serawak. Tapi, keputusan apakah dengan jarak pandang itu aman atau tidak bagi penerbangan?sehingga mesti distop?di serahkan kepada pengelola lapangan terbang.

Kualitas udara, yang makin buruk akibat asap, itu memaksa pemerintah Serawak membagikan 1,3 juta masker kepada warganya. Kabut tidak cuma membalut Serawak, tapi juga semenanjung Malaysia. Bahkan, sampai ke Thailand. Sebab, titik api juga ditemukan di pulau Sumatera.

AFP|SS KURNIAWAN

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: