Hizbullah Menyesal Telah Picu Perang

Senin, 28 Agustus 2006 | 20:29 WIB

TEMPO Interaktif, Beirut: Pemimpin Hizbullah Sheikh Hassan Nasrallah kemarin menunjukkan penyesalannya atas penangkapan dua serdadu Israel hingga memicu perang sebulan penuh antara milisinya dan Israel.

"Andaikan kami tahu bahwa penculikan serdadu itu akan berdampak sejauh ini, kami jelas tak akan melakukannya," kata Nasrallah dalam wawancara yang disiarkan New TV Libanon.

Gerilyawan Hezbullah menangkap dua serdadu Israel dan melukai delapan tentara lainnya pada 12 Juli lalu dalam serangan ke Israel. Dengan alasan membebaskan mereka, Israel balas menyerbu Libanon selatan selama 34 hari yang menyebabkan sedikitnya seribu warga Libanon tewas dan empat ribu orang terluka.


AFP






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: