Thailand Bingung Siapa Musuh di Selatan
Jum'at, 01 September 2006 | 15:59 WIB
TEMPO Interaktif, Bangkok:
Thailand betul-betul binggung menumpas gelombang pemberontakan yang dikobarkan kelompok muslim di wilayah selatan negara itu. Sebab, militer Negeri Gajah Putih itu tidak tahu siapa yang mesti mereka dihadapi.
"Sekarang militer tidak tahu siapa pemimpin mereka," kata Kepala Staf Angkatan Darat Thailand Jenderal Sonthi Boonyaratglin, Jumat (1/9), setelah 22 bom yang ditaruh di bank-bank mengoyak Propinsi Yala, kemarin, yang membunuh satu orang dan melukai 29 lainnya.
Aksi kekerasan di daerah selatan, yang berbatasan dengan Malaysia, pecah sejak Januari 2004. Sudah lebih dari 1.400 orang tewas. "Saya sudah perintahkan militer menemukan pemimpin kelompok mus itu, kalau tidak perdamaian tidak bisa dicapai," ujarnya.
AFP|SS KURNIAWAN





