Libanon Khawatir Blokade Israel Berlanjut

Rabu, 06 September 2006 | 21:53 WIB

TEMPO Interaktif, Beirut: Pemerintah Libanon masih khawatir blokade Israel hari ini bisa berakhir. "Perdana Menteri takut blokade berlanjut dan Israel menuntut syarat-syarat baru," kata seorang pejabat Libanon.

Perdana Menteri Libanon Fuad Siniora, Selasa lalu, telah berdiskusi lewat telepon soal itu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Kofi Annan, Presiden Mesir Hosni Mubarak, dan Perdana Menteri Italia Romano Prodi.

Sebelumnya, Annan dalam misi Timur Tengah menyebutkan tiga tahap proses pencabutan blokade udara dan laut atas Libanon. Tapi Israel mengatakan blokade itu dicabut bila Beirut memperkuat embargo senjata atas gerilyawan Hizbullah. Israel masih memberlakukan blokade yang berlangsung sejak 12 Juli, meski 14 Agustus lalu gencatan senjata dimulai.

AFP | AP






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: