Oposisi Serukan Tekanan Terhadap Junta Myanmar

Minggu, 17 September 2006 | 01:49 WIB

TEMPO Interaktif, Yangon:Partai prodemokrasi Myanmar Sabtu (16/9) meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa melakukan voting untuk mengambil masalah rezim militer sebagai agenda resmi.

"Kami menyambut dan beterima kasih atas keputusan PBB itu," kata Lwin, juru bicara Liga Nasional untuk Demokrasi yang dipimpin pemimpin oposisi dan pemenang Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi, di ibukota Myanmar, Yangon. "Kami berharap komunitas internasional akan menjaga tekanan terhadap pemerintahan militer."

Jum'at lalu, DK PBB mendukung sebuah proposal Amerika Serikat soal isu pengetatan dan pelanggaran HAM sebagai agenda resmi, mengabaikan keberatan dari Cina. AFP/dwi arjanto






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: