Pengadilan Buka Lagi Kasus Shin Corp

Jum'at, 06 Oktober 2006 | 02:54 WIB

TEMPO Interaktif, Bangkok:Pengadilan Thailand kemarin membuka kembali kasus penjualan saham Shin Corp. milik keluarga bekas Perdana Menteri Thaksin Shinawatra ke Temasek Holdings Singapura. Penjualan itu diduga melanggar aturan soal kepemilikan asing.

Maret lalu pengadilan sempat menolak mengadili kasus ini. Lalu, sebelum kudeta pecah pada 18 September, seorang sarjana hukum Thailand memohon Mahkamah Agung membuka kembali kasus ini. Kemarin para hakim memerintahkan pengadilan banding menangani kasus tersebut.

Thaksin mendirikan Shin Corp, perusahaan telekomunikasi raksasa Thailand, sebelum terjun ke politik. Pada Januari lalu keluarganya menjual 49,6% saham Shin Corp ke Temasek Holdings senilai 73,3 miliar baht (Rp 17,38 triliun) tanpa dipungut pajak.

AFP/AP/Iwank

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :