Nobel Perdamaian Jatuh ke Muhammad Yunus
Jum'at, 13 Oktober 2006 | 16:26 WIB
TEMPO Interaktif, Oslo:Hadiah bergengsi Nobel perdamaian tahun ini diberikan kepada Muhammad Yunus dari Bangladesh dan Grameen Bank yang memberikan pinjaman kepada warga miskin tanpa jaminan.
"Kedamaian abadi tidak dapat dicapai kecuali kelompok-kelompok populasi besar menemukan cara untuk menghentikan kemiskinan. Kredit mikro adalah salah satu alatnya," ungkap pernyataan dari Komite Nobel Norwegia yang mengumumkannya pukul 09.00 GMT atau pukul 16.00 WIB.
Yunus mendirikan Grameen Bank yang terkenal karena memberikan pinjaman kepada warga miskin tanpa pinjaman, khususnya wanita, sehingga mereka dapat memulai bisnis mereka sendiri.
Pemenang Nobel mendapatkan hadiah US$ 1,07 juta.
Sebelumnya Mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari disebut-sebut menjadi calon kuat pemenang Nobel perdamaian terkait upayanya menjembatani perdamaian antara pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka di Provinsi Aceh tahun lalu.
Martti diperkirakan akan menerima hadiah Nobel bersama Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan Pemimpin Gerakan Aceh Merdeka.
AFP/BBC/Erwin





Komentar Anda :