Junta Sudan Tuding Utusan Khusus PBB

Sabtu, 21 Oktober 2006 | 00:35 WIB

TEMPO Interaktif, KhartoumMiliter Sudan kemarin mengumumkan utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa Jan Pronk dipersona non gratakan atau tak disenangi. Inilah babak terkini eskalasi perang mulut Khartoum dan komunitas internasional.

Petinggi Sudan menuduh Pronk, perwakilan khusus Sekretaris Jendral PBB Kofi Annan (SRSG) di Sudan, telah "menyusup ke dalam pasukan bersenjata". Pernyataan komplain itu terkait Pronk yang pergi ke seantero Sudan tanpa ijin pemerintah dan membuat kesepakatan sendiri dengan kelompok gerilyawan yang melakukan perlawanan militer di Darfur.

"Kehadiran Jan Pronk di Sudan adalah ancaman keamanan nasional dan sebuah keputusan segera buat pendeportasian sebaiknya segera diambil," kata bekas juru bicara militer Sudan, Jendral Muhammad Beshir Suleiman kepada kantor berita SUNA, Sudan. AFP/BBC/dwi






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: