Ricuh Kekuasaan di Bangladesh
Sabtu, 28 Oktober 2006 | 15:44 WIB
TEMPO Interaktif, Dhaka:Pergantian pemerintahan di Bangladesh belum tuntas akibat frekuensi bentrok antara oposisi dan polisi meningkat dalam dua hari terakhir. Hari ini upacara pelantikan pejabat pemerintahan sementara terpaksa dibatalkan akibat sejumlah kawasan ibukota Dhaka terancam kerusuhan susulan.
Pembatalan itu juga terkait KM Hasan, politisi yang ditetapkan sebagai pejabat pemimpin pemerintahan tengah sakit. Demikian disebutkan seorang juru bicara kepresidenan.
Lebih dari enam orang tewas saat ribuan orang berpawai demonstrasi di jalan-jalan ibukota kemarin sebelum periode jabatan Perdana Menteri Khaleda Zia berakhir. Dalam aksinya terjadi bentrokan dengan aparat keamanan. Pemerintahan sementara ditugaskan menyelenggarakan Pemilu pada Januari mendatang.
Kubu oposisi dari Liga Awami sebelumnya mengancam untuk menggoyang kericuhan di seluruh negeri jika Hasan dilantik menjadi pejabat sementara. Mereka bakal memblokade jalan, pelabuhan dan stasiun kereta api. Saat ini lebih dari 15 ribu polisi dikerahkan buat mengamankan situasi. BBC/AFP/dwi arjanto




Komentar Anda :