Mayor Reinado: Saya Siap Diadili!
Rabu, 01 November 2006 | 02:20 WIB
TEMPO Interaktif, DILI:Buron paling dicari di seantero Timor Leste, Mayor Alfredo Reinado, Selasa (31/10) kemarin keluar dari tempat persembunyiannya di kawasan pegunungan di Distrik Same. Kepada Tempo dan Timor Post perwira polisi militer itu mengaku siap diadili.
Namun, syaratnya, kata dia, kejadian pada 28 April lalu dituntaskan lebih dulu. "Setelah itu, baru adili saya yang sering dijuluki buron atau pemberontak oleh para pemimpin Timor Leste," katanya.
Ia pun siap dimintai pertanggungjawaban atas sepak terjang para anak buahnya. "Semua tindakan atas perintah saya," tuturnya. Meski begitu, ia tak sudi dijuluki buron. "Itu hanya manipulasi politik dari para pemimpin Timor Leste," ujarnya. "Mereka sengaja ingin menghapuskan dosa-dosa mereka dengan menuduh saya sebagai pembunuh atas kontak senjata dengan tentara Timor Leste pada 23 Mei lalu di Dili."
Ia juga menganggap laporan penyelidikan Perserikatan Bangsa-Bangsa itu tak lengkap. "Mengapa kami kabur? Mengapa ada kontak senjata? Tak pernah dijelaskan alasannya di situ," Reinado menegaskan. Di lain sisi, ia juga tak bisa menerima tindakan tentara Australia yang dinilai tak transparan.
"Ini tak adil. Mengapa senjata saya dilucuti? Status saya kan masih tentara Timor Leste. Saya keluar dari markas karena merasa komandan dan para pemimpin tak adil terhadap rakyat," tuturnya berapi-api.
Yang pasti, ia berniat mengambil lagi senjatanya. "Itu hak saya sebagai tentara Timor Leste!"
l JOSE SARITO AMARAL (DILI)





