|
Israel Mundur Dari Beit Hanun
Rabu, 08 November 2006 | 00:20 WIB
TEMPO Interaktif, Kota Gaza: Israel, Senin (6/11) malam lalu, menarik mundur militernya dari Beit Hanun, utara Jalur Gaza, setelah puas mengobrak-abrik kota itu selama enam hari. Operasi yang diberi nama sandi Awan Musim Gugur itu sudah membunuh sedikitnya 56 warga Palestina.
Menurut penduduk Beit Hanun, puluhan kendaraan lapis baja dan tank Israel bergerak dari pusat ke pinggiran kota sepanjang Senin malam. "Ada 24 tank yang ditaruh di sekitar rumah sakit sekarang sudah tidak ada lagi," kata Sli Uda, dokter sebuah rumah sakit yang terletak di pusat kota.
"Kami menarik mundur pasukan kami dari Beit Hanum setelah menuntaskan misi kami," kata militer Israel dalam pernyataan tertulisnya kemarin. Serbuan Negeri Yahudi di kota itu tidak bertujuan menduduki selamanya, cuma kepingin menghentikan serangan roket Kassam milisi Palestina.
Dalam operasi militer yang dimulai sejak Rabu pekan lalu itu Israel berhasil menyita sejumlah roket, senjata antitank, bahan peledak dan amunisi lainnya. "Puluhan tersangka juga ditangkap untuk diperiksa," ujar militer Israel yang menambahkan satu serdadunya tewas dalam serangan tersebut.
Menurut Tel Aviv, Beit Hanum merupakan salah satu tempat yang kerap dipakai milisi Palestina menembakkan roketnya ke Israel. Walau tentara Israel sempat menduduki kota yang letaknya dekat dengan perbatasan itu pejuang masih sempat meluncurkan 36 roket yang melukai tiga warga Israel.
Terakhir kali Israel menduduki Gaza empat bulan lalu. Mereka menggelar operasi besar-besaran di situ yang mengerahkan ribuan serdadu guna mencari seorang prajuritnya yang diculik pejuang Palestina pada Juni lalu. Tak kurang dari 300 warga Palestina tewas dalam serbuan itu.
AFP | AP | SS KURNIAWAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|