Bom Bunuh Diri Tewaskan 35 Taruna Pakistan

Rabu, 08 November 2006 | 22:29 WIB

TEMPO Interaktif, Peshawar:Sedikitnya 35 siswa sekolah militer Pakistan Rabu pagi tewas dilumat bom bunuh diri yang meledak di kamp pelatihan militer di Dargai, 97 kilometer barat laut Peshawar, ibu kota Provinsi North West Frontier. Ledakan juga mencederai 20 serdadu lainnya. Sejumlah saksi mata mengatakan bom menyalak kuat di saat para taruna tengah melakukan parade pagi. "Suara ledakannya begitu keras," kata Akbar Khan, yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Menteri Dalam Negeri Aftab Sherpao mengatakan pelakunya seorang pria berjubah. "Begitu turun dari mobilnya, ia segera berlari ke dalam kamp," kata Aftab. Tak lama berselang, terdengar suara gemuruh. "Korban berjatuhan. Sekarat. Sepatu dan topi bertebaran ke mana-mana," tutur Aurangzeb, saksi mata di lokasi kejadian. Menteri Aftab mengutuk kejadian tersebut. "Kami akan terus memerangi teror!" katanya.

Hingga tengah malam ini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan paling mematikan yang ditujukan para militan kepada aparat militer itu.

Namun, menurut pantauan BBC, serangan ditujukan sebagai aksi balasan atas serangan militer ke sebuah madrasah yang berjarak 40 kilometer dari kamp militer itu. Dalam serangan itu, 80 orang tewas, di antaranya para santri dan guru. Apalagi di provinsi tersebut ada kelompok Tehrik-e-Nifaz-e-Shariat Mohammadi, yang selama ini dikenal kuat memerangi militer.

BBC/AP/Andree






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: