UMNO Kecam Tuntutan Mahathir

Selasa, 14 November 2006 | 20:05 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur: Partai berkuasa Malaysia, Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), hari ini kembali mengecam permintaan Mahathir Mohamad, bekas pemimpin partai itu, untuk mengganti Perdana Menteri Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi.

"Ketidakpuasan individu, tak peduli siapa dia, tak seharusnya menjadi alasan untuk menyingkirkan seorang pemimpin atau membahayakan partai dan pemerintah," kata Ketua Wanita UMNO Rafidah Aziz dalam kongres tahunan UMNO di Kuala Lumpur.

Mahathir belakangan ini gencar mengkritik pemerintahan Badawi yang dinilainya salah urus negara, terlibat korupsi dan nepotisme. Dia mengusulkan agar Wakil Perdana Menteri Najib Razak naik menggantikan Badawi. Tapi, dukungan para politikus dan sayap politik UMNO lebih banyak diberikan kepada Badawi.

Mahathir, yang menyerahkan kekuasaannya ke Badawi pada 2003, tak menghadiri kongres UMNO yang berlangsung lima hari itu karena terkena serangan jantung pada Kamis pekan lalu.

Dalam kongres yang dimulai Senin lalu Badawi menyampaikan kepada sekitar 2.500 utusan partai bahwa fokusnya kini adalah pembangunan ekonomi dan sosial, khususnya bagi Muslim Malaysia yang mencapai hampir 60 persen dari 26 juta penduduk negeri itu tapi tertinggal di belakang minoritas Cina yang lebih banyak menguasai perekonomian.

Ketua Pemuda UMNO Hishamuddin Hussein mengatakan Malaysia tak akan mengkompromikan kebijakan yang menguntungkan orang Melayu dan hak pengadilan syariah Islam untuk mengadili secara khusus kasus-kasus yang melibatkan kaum muslim.

"Jangan mempertengkarkan, mengancam atau bermain-main dengan posisi orang Melayu dan agama Islam di negeri ini," kata Hishamuddin.

AP | AFP | BERNAMA | IWANK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: