Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Israel Terus Menggasak Palestina
Selasa, 21 November 2006 | 13:57 WIB

TEMPO Interaktif, Kota Gaza: Perang terus berkecamuk di Gaza. Milisi Palestina menembakkan roket-roket Qassam ke wilayah Israel. Sedangkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membalas dengan menembakkan misil dari pesawat tempur dan tank-tanknya.

Pejabat keamanan Palestina mengatakan seorang milisi Palestina terbunuh dan tiga orang sipil terluka dalam serbuan Israel ke Gaza hari ini.

Ayman Hassanen, berusia sekitar 20 tahun, anggota sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam, tewas diterjang bom sebuah tank Israel dalam sebuah bentrokan bersenjata di kota Zeitun.

Juru bicara militer Israel membenarkan bahwa sebuah operasi militer di Kota Gaza dan utara Jalur Gaza. Serangan ini dilakukan beberapa jam sesudah pesawat tempurnya menembakkan misil ke sebuah mobil di tengah Kota Gaza yang membunuh seorang kakek-kakek, tiga anak-anak dan enam orang dewasa di dekatnya.

Militer Israel mengklaim kendaraan itu membawa seorang anggota senior Hamas yang bertanggung jawab dalam operasi peluncuran roket Qassam.

Mobil menjadi sasaran Israel karena rencana mereka untuk membombardir rumah-rumah di Jabaliya, utara Gaza, yang diduga tempat bersembunyi milisi Palestina terhalang "perisai manusia" sejak Ahad lalu.

Ratusan orang Palestina berkumpul di dalam dan balkon rumah, menciptakan barikade manusia untuk mencegah penghancuran rumah itu. Masjid-masjid, televisi Palestina dan radio-radio juga memobilisasi massa pendukung ke rumah tersebut.

Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah menyempatkan diri mampir ke rumah itu dan memuji langkah warga. "Kami bangga atas keteguhan bangsa ini," katanya. "Inilah langkah pertama menuju perlindungan rumah-rumah kita, rumah anak-anak kita."

Israel menyerbu Jalur Gaza dengan alasan untuk menghentikan serangan roket-roket Palestina sesudah seorang perempuan Israel tewas terkena roket itu pada Rabu pekan lalu. Serbuan ini menjadi serangan paling mematikan pertama sejak Israel menarik semua pasukan dan pemukiman Yahudi dari Jalur Gaza pada 2005.

Berdasarkan perhitungan AFP, korban tewas hari ini membuat jumlah korban manusia yang meninggal menjadi 5.575 sejak gerakan Intifadah dimulai warga Palestina pada 2000.

AFP | AP | IWANK


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Olmert Tolak Resolusi PBB
Resolusi Dewan HAM PBB Kutuk Pembantaian di Jalur Gaza
Israel Bakal Perpanjang Operasi di Jalur Gaza
Israel Lanjutkan Operasi di Gaza
Khodari Disebut-sebut Pengganti Perdana Menteri Haniya
Israel Mundur Dari Beit Hanun
Jet Israel Tembak Kapal Jerman
Israel Gunakan Bom Fosfor
Ahmadinejad: Israel Bakal Hilang
Terowongan Penyelundupan Senjata Palestina Dihancurkan
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk88124 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Tuntutan Artalyta Dibacakan Hari Ini
Gempa 5,4 Scala Richter Goyang Maluku
Kualitas Pemain Lokal Meningkat
Jakarta Berawan
Hari Ini Warga NTB Pilih Gubernur-Wakil Gubernur

<< November,2006>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data