|
Irak di Ambang Perang Sipil
Rabu, 29 November 2006 | 00:01 WIB
TEMPO Interaktif, PBB: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Kofi Annan mengatakan Irak sudah di tubir perang sipil. Kalau saja tindakan tegas tidak segera diambil guna menyetop kekerasan berdarah antarsekte, pertempuran sesama anak bangsa itu tinggal menghitung hari.
"Saya kira melihat perkembangan yang terjadi di sana, kecuali kalau sesuatu dilakukan secara tegas dan segera guna menghentikan situasi yang makin memburuk, perang saudara bisa saja pecah. Sebenarnya, perang saudara hampir terjadi," kata Annan menjawab pertanyaan wartawan, Selasa (28/11).
Peringatan serupa juga disampaikan Raja Yordania Abdullah II: perang sipil bisa pecah di Timur Tengah, apakah itu di Palestina, Libanon, atau Irak. "Butuh beberapa langkah tegas," ujarnya, Senin lalu. "Perlu strategi. Butuh rencana yang melibatkan semua pihak hari ini, dan bukan besok."
Menurut penasihat keamanan nasional Amerika Serikat, Stephen Hadley, konflik di Irak sudah memasuki tahap baru sejak Masjid Syiah di Samarra dibom pada Februari lalu. "Cirinya, makin maraknya kekerasan antarsekte," katanya. Tapi dia menegaskan belum sampai pada perang saudara.
Irak sekarang bak ladang pembantaian. Bulan lalu saja korban penduduk sipil yang tewas akibat kekerasan antarsekte mencapai 3.709 orang. Pada Kamis pekan lalu, 202 orang meregang nyawa di Kota Sadr akibat serangan bom yang paling mematikan sejak invasi Amerika Serikat pada 2003.
AFP | AP | SS KURNIAWAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|