Irak Tolak Usul Kofi Annan

Selasa, 05 Desember 2006 | 21:52 WIB

TEMPO Interaktif, Washington: Pemimpin Syiah Irak, Abdel Aziz al-Hakim, menolak resolusi kawasan atau internasional atas masalah negerinya. Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan sebelumnya mengusulkan digelar konferensi perdamaian internasional soal Irak.

"Problem itu harus diselesaikan rakyat Irak sendiri," katanya usai bertemu Presiden Amerika Serikat George W. Bush di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Senin waktu setempat.

Ketua Dewan Tertinggi Revolusi Islam di Irak (SCIRI) dan pemimpin blok parlemen terkuat Irak itu meminta pasukan Amerika tetap berada di Irak seraya menyerahkan lebih banyak otoritas ke pemerintah dan angkatan bersenjata Irak agar memungkinkan mereka memerangi terorisme.

Menurut Hakim, dalam pertemuan itu ia dan Bush membahas soal militer Irak. "Kami membahas cara-cara menyediakan semua kebutuhan yang Angkatan Bersenjata Irak akan perlukan, dalam hal persenjataan dan latihan, untuk menanggung beban keamanan," kata Hakim.

Sementara itu, Presiden Bush mengatakan kepada Hakim bahwa Iran dan Suriah harus mengakhiri "aktivitas destruktif" di Irak. "Saya tahu dia (Hakim) bersiap mengambil tindakan terhadap para pembunuh di masyarakat," kata Bush.

Sementara itu, hari ini sedikitnya 30 orang tewas di Ibu Kota Bagdad akibat ledakan bom mobil di beberapa lokasi.

AFP






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: