|
Mesir Tengahi Hamas-Fatah
Sabtu, 16 Desember 2006 | 18:56 WIB
TEMPO Interaktif, KAIRO:Pemerintah Mesir menawarkan diri untuk menjembatani dialog antara Hamas dan Fatah. Sejak beberapa hari terakhir ini kedua kelompok itu saling bertikai di Jalur Gaza. Terakhir rombongan Perdana Menteri Ismail Haniya---Hamas---yang tengah melaju di Rafah, kota perbatasan Israel-Palestina, dihujani tembakan.
"Sungguh itu tindakan pengecut!" kata Ismail Ridwan, salah seorang juru bicara Hamas. "Suatu kelompok yang hatinya dipenuhi dendam dan di pimpin Muhammad Dahlan." Dahlan adalah mantan Kepala Keamanan Gaza dan bekas Menteri Negara Bidang Keamanan Pemerintah Otoritas Palestina. Ia dikenal membenci kaum militan.
"Ah, itukan akal-akalan para pemimpin pergerakkan saja," kata Dahlan yang dekat dengan Presiden Abbas ini. "Mereka cuma ingin menutupi kegagalan mereka dalam mengatur kehidupan politik dan sosial di Palestina." Tak pelak ucapan itu memicu "perang" antara Hamas dan Fatah di jalan-jalan sepanjang Gaza hingga Tepi Barat.
Presiden Abbas dijadwalkan, Sabtu (16/12), berbicara soal pemilihan umum ulang di muka parlemen Palestina. Ide yang sejak awal ditampik Hamas. Menurut BBC jurang perbedaan idiologi, politik, dan kepribadian para pemimpin kedua kelompok yang memicu pertikaian Hamas dan Fatah.
AFP/BBC/TIMESONLINE/ANDREEP
INDEKS BERITA LAINNYA :
|