Krisis Internet Asia : Belum Ada Tambahan Kabel Cadangan

Jum'at, 29 Desember 2006 | 18:02 WIB

TEMPO Interaktif, Taipei:Krisis internet di sebagian Asia Timur bakal belum normal segera. Perusahaan telekomunikasi terbesar Taiwan, Chunghwa Telecom, hari ini mengatakan tak punya rencana menambah cadangan kabel-kabel bawah lautnya yang rusak akibat gempa bumi di Taiwan selatan pada Selasa lalu yang berkekuatan 7,2 skala richter.

Tapi Chunghwa menyebut banyak layanan internet dan sambungan telepon hari ini sudah lumayan lancar berkat penggunaan satelit dan kabel yang tak rusak. Wu Chih-ming, seorang petinggi Chunghwa mengatakan kerusakan -termasuk dua kabel utama dan dua kabel cadangan- belum pernah terjadi sebelumnya. "Kami belum memutuskan membangun kabel cadangan lebih banyak saat ini karena insiden semacam itu belum pernah terjadi dalam 100 tahun," ujar Wu.

Ratusan kabel serat optik bawah laut yang membelit dunia membawa data internet dan sambungan telepon global. Kabel-kabel itu mengandung kelompok-kelompok fiber kaca yang dibungkus bahan pelindung canggih.

Jejaring itu milik kelompok perusahaan-perusahaan telekomunikasi yang berbagi ongkos dan kapasitas. Kemarin Chunghwa menyebut 4 kapal teknisi perbaikan telah berangkat ke lokasi-lokasi kabel rusak. Perbaikannya butuh waktu 1 hingga 3 pekan lagi. AP/dwi arjanto






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: