|
Saddam Hussein Telah Digantung
Sabtu, 30 Desember 2006 | 11:22 WIB
TEMPO Interaktif, Bagdad:Mantan pemimpin Irak Saddam Hussein dan dua orang kepercayaannya menjalani hukuman gantung satu demi satu hari ini. Seorang pejabat pemerintah mengatakan hal itu kepada stasiun televisi pemerintah setelah menyaksikan hukuman itu.
Dua orang yang digantung bersama Saddam adalah Barzan Ibrahim Hassan al-Tikriti, salah satu saudara tiri Saddam dan mantan direktur badan intelijen Mukhabarat yang ditakuti, dan Awad Ahmed al-Bandar al-Sadun, mantan ketua hakim pengadilan revolusioner dan wakil kepala kantor presiden.
Seperti Saddam, mereka dijatuhi hukuman mati atas perannya dalam pembunuhan 148 syiah Irak dari wilayah Dujail, utara Bagdad, setelah upaya pembunuhan Saddam yang gagal tahun 1982.
Sementara Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan tentara Inggris di Irak akan meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi akibat pelaksanaan hukuman gantung Saddam Hussein itu.
Keluarga para tentara Inggris di Irak menyampaikan kekhawatiran atas nasib 7.100 tentara yang bertugas di selatan Irak dari kemungkinan menjadi sasaran kemarahan atas hukuman mati Saddam, yang kekuasaannya selama 24 tahun di Irak diakhiri invasi Amerika dan sekutunya pada Maret 2003.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan mengatakan tidak melakukan tindakan khusus sebagai persiapan mengantisipasi aksi balasan terhadap tentara Inggris, namun ia mengatakan keamanan terus diawasi. "Kami akan menjaga kewaspadaan atas setiap kejadian di Irak," ujarnya.
Inggris, sekutu Amerika Serikat dalam perang di Irak, menempatkan pasukannya di sekitar kota kedua Irak, Basrah.
Rose Gentle, yang putranya Gordon (19 tahun) tewas di Irak, mengatakan banyak kerabat tentara di Irak khawatir atas aksi kekerasan balasan terhadap tentara koalisi.
"Kami khawatir bahwa hukuman gantung itu akan menyebabkan lebih banyak masalah dan membuat keadaan menjadi lebih buruk," ujarnya. "Para ibu mengatakan mereka sangat khawatir."
AFP/Erwin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|