|
Amerika Gagal Bunuh Tokoh Al-Qaidah di Somalia
Kamis, 11 Januari 2007 | 23:44 WIB
TEMPO Interaktif, Nairobi: Serangan udara Amerika Serikat dengan pesawat tempur AC130 bersenjata lengkap ternyata gagal membunuh Fazul Abdullah Mohammad, satu dari tiga tokoh Al-Qaidah paling dicari di Somalia.
"Tiga sasaran paling berharga itu masih jadi perhatian kami seperti halnya anggota Al-Qaidah lainnya," kata pejabat Amerika yang tak bisa disebutkan namanya di Nairobi, Kenya, hari ini.
Hal ini bertentangan dengan klaim Amerika pada Rabu lalu bahwa mereka telah membunuh lelaki yang dituduh terlibat dalam pemboman kedutaan-kedutaan Amerika di Nairobi dan Tanzania itu.
Gempuran Amerika ke desa-desa dekat perbatasan Somalia-Kenya sejak Senin lalu itu dikabarkan telah menewaskan sedikitnya 19 warga sipil. Pentagon menyatakan serangan itu untuk memburu anggota Al-Qaidah.
Tapi pejabat itu mengatakan hanya ada satu kali serangan Amerika pada Senin lalu dan tiga anggota Al-Qaidah itu bukan taget utamanya. Meskipun, "Satu dari anggota kelompok (yang diserang) itu adalah tokoh penting yang berafiliasi dengan Al-Qaidah," kata pejabat itu.
Dalam rapat tertutup hari ini di New York, Amerika Serikat, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan keprihatinannya terhadap goyahnya keamanan dan krisis kemanusiaan di Somalia.
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon sebelumnya telah menyatakan keprihatinannya terhadap serangan Amerika di sana yang dapat memperpanas suasana permusuhan di antara berbagai kelompok.
Dewan juga menyokong pengiriman cepat pasukan perdamaian Uni Afrika ke sana. Pejabat Tinggi Bidang Politik PBB Ibrahim Gambari mengatakan bahwa Nigeria, Afrika Selatan dan Malawi kemungkinan akan mengirim pasukannya. "Kami berharap negara-negara ini sungguh-sungguh akan melaksanakan niatnya," kata Gambari.
AP | AFP | KURNIAWAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|