Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Iran Siap Luncurkan Satelit
Sabtu, 27 Januari 2007 | 01:19 WIB

TEMPO Interaktif, Washington: Iran kemarin dikabarkan akan segera meluncurkan satelitnya ke angkasa, sebuah langkah yang membuka dimensi baru kemampuan strategis militer Teheran. Demikian dilaporkan Aviation Week and Space Technology.

Menurut Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Alauddin Borujerdi, peluncur itu "akan segera menembakkan" satelit Iran. Borujerdi mengumumkan hal ini dalam pidatonya di hadapan murid dan ulama di Qom, tempat Iran melakukan sejumlah uji misil balistiknya.

Menurut majalah mingguan itu, peluncur satelit itu dapat dipakai untuk menguji teknologi serangan misil jarak jauh.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat sejauh ini belum bersedia memberi tanggapan terhadap laporan tersebut. Namun, peluncur satelit Iran ini mengkhawatirkan Barat karena mampu menembakkan misil balistik antarbenua, yang menjangkau Eropa, Rusia, Cina, dan India.

Pihak intelijen Amerika yakin, kata mingguan itu, peluncur Iran ini turunan dari misil Shahab-3, dengan jangkauan 1.300-1.600 kilometer. Badan Intelijen Pertahanan Amerika mengatakan Iran akan punya kemampuan mengembangkan misil antarbenua dengan jangkauan 4.800 kilometer pada 2015.

"Tapi tujuan program luar angkasa Iran terutama untuk mengorbitkan satelit pengintai, seperti Ofek milik Israel, dengan memakai peluncur satelit Iran dari wilayah Iran," kata bekas Ketua Organisasi Pertahanan Misil Israel Uzi Rubin.

Sementara itu, Ketua Badan Tenaga Atom Internasional Mohamed el-Baradei memperingatkan agar diskusi soal solusi militer terhadap krisis nuklir Iran dihentikan karena serangan terhadap Teheran akan menjadi tak bermanfaat dan merusak.

"Apakah mereka (Iran) punya pengetahuan (tentang nuklir)? Tentu mereka punya," katanya. "Apakah Anda akan mengebom pengetahuan itu?"

l AFP | AVIATIONNOW | IWANK


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bush Minta Kesempatan Atasi Irak
Perlawanan dari dalam Kongres Menguat
Langkah Maju Perundingan Nuklir Korea
Amerika Gagal Bunuh Tokoh Al-Qaidah di Somalia
Demokrat Tolak Penambahan Pasukan ke Irak
Presiden Iran Melawat ke Amerika Latin
Italia Adili Agen CIA
Amerika Buru Al-Qaidah di Somalia
Amerika Belum Aman
Rusia Kecam Sanksi Amerika
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk92044 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Djoko Suprapto Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit
Pemilu Dikhawatirkan Kurangi Setoran Pajak
Satu Korban Ryan Positif Orang Eropa
Pengusaha Sol Sepatu dan Petugas SPBU Ditangkap
Jenazah Ramses akan Dimakamkan

<< January,2007>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data