Ribut-ribut Pesawat Jet Mewah Malaysia

Selasa, 30 Januari 2007 | 17:25 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi membantah tudingan pemerintah telah menghambur-hamburkan uang terkait pembelian sebuah pesawat jet mewah yang baru.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Bernama hari ini, Badawi mengatakan perusahaan milik pemerintah Penerbangan Malaysia Bhd, menggunakan uang sendiri buat membeli satu Airbus A319, yang bakal disewakan kepada pemerintah buat perjalanan para pejabat VIP.

"Jet itu dipakai pemerintah, bukan khusus untuk perdana menteri saja," kata Badawi Senin tengah malam dalam perjalanan kembali dari Forum Ekonomi Dunia di Swiss.

Badawi tidak memerinci soal kontrak tersebut termasuk finalisasi dan seberapa besar ongkos yang ditanggung Penerbangan Malaysia. Yang pasti sewa menyewa itu menjadi subyek yang memicu debat di internet pekan lalu diantara para blogger independen Malaysia.

Analis politik Malaysia, A. Kadir Jasin dalam blognya Senin lalu menyebut bahwa "biaya penyewaan dan operasi (jet mewah) tersebut bakal harus ditanggung oleh para pembayar pajak (masyarakat)."

"Badawi sebaiknya memberikan klarifikasi," kata situs MKYMU.NET. Dalam pernyataan hari ini di situs milik pendukung bekas Perdana Menteri Mahathir Mohammad tersebut, disebutkan, "Penerbangan Malaysia dimiliki pemerintah. Apapun pengeluarannya, ya ditanggung pemerintah." AP/dwi arjanto






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: