Rusia dan Iran Cekcok Soal Kontrak Program Nuklir
Selasa, 20 Februari 2007 | 19:34 WIB
TEMPO Interaktif, Teheran:Petinggi Iran semalam membantah klaim Rusia telat membayar dalam kontrak proyek pembangkit listrik energi nuklir.
Para pejabat Rusia kemarin mengatakan pengiriman bahan bakar ke pembangkit nuklir Bushehr di Iran selatan dan peluncuran reaktor-reaktor bisa meleset dari jadwal akibat Iran terlambat membayar.
Namun Wakil Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Saeedi, menyangkal negerinya telat dalam pembayaran. "Iran tak pernah telat melunasi buat pembangkit listrik nuklir Bushehr kepada perusahaan Rusia," kata Saeedi dikutip kantor berita Iran, IRNA hari ini.
Bekas Presiden Iran, Hashemi Rafsanjani mengritik Rusia atas penundaan penyelesaian pembangkit Bushehr. "Kami ingin Rusia menyelesaikan pembangkit listrik Bushehr segera," kata Rafsanjani kepada IRNA.
Peluncuran pembangkit listrik Bushehr telah tertunda beberapa tahun yang disebut Rusia akibat alasan-alasan teknis. Tahun lalu, Rusia setuju mengapalkan bahan bakar ke pembangkit tersebut pada Maret 2007 dan melansir fasilitas itu pada September, dengan pembangkit listrik dimulai November mendatang.
Saeedi menyebut Teheran bakal mencari solusi "beberapa hari mendatang" menghindari penundaan beroperasinya pembangkit listrik itu. AP/AFP/dwi arjanto
Topik :






Komentar Anda :