close

Operator Satelit Thailand Bantah Tudingan Junta

Kamis, 22 Februari 2007 | 16:18 WIB

TEMPO Interaktif, Bangkok:Operator satelit komunikasi Thailand, Shin Satellites (ShinSat), yang dikuasai Temasek Holdings, Singapura, hari ini membantah tuduhan junta Thailand melakukan mata-mata.

Satu-satunya operator satelit di negeri Gajah Putih itu disorot setelah Dewan Keamanan Nasional Thailand Jendral Sonthi Boonyaratglin beberapa hari lalu bersumpah bakal membeli lagi perusahaan itu. Ia juga menuding Singapura mematai-matai Thailand dengan menggunakan satelit ShinSat.

ShinSat menyangkal tudingan Sonthi dan menekankan empat satelitnya hanya dipakai buat kepentingan komersial seperti penyiaran dan lintas komunikasi internet. "Satelit kami tak punya apapun peralatan untuk mata-mata atau pengintaian. Operasional kami murni untuk sipil," kata seorang pejabat ShinSat yang menolak menyebut namanya di Ibu Kota Thailand, Bangkok.

ShinSat adalah anak perusahaan raksasa telekomunikasi Thailand, Shin Corp., yang didirikan oleh bekas perdana menteri Thaksin Shinawatra. Thaksin terguling lewat kudeta tak berdarah September lalu oleh Sonthi. AFP/dwi arjanto

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan