Dili Rusuh, 24 Mobil PBB Hancur
Kamis, 22 Februari 2007 | 16:57 WIB
TEMPO Interaktif, Dili: Sedikitnya tujuh polisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terluka terkena lemparan batu dan 24 mobilnya hancur dilempari oleh sekelompok orang tak dikenal di Dili, Timor Leste.
Aksi itu terjadi saat polisi sedang mengamankan pelaku penjarahan beras yang terjadi di gudang beras milik pemerintah di Bebora dan Bebonuk.
"Saya mengaku bahwa dua minggu yang lalu insiden meningkat di kota Dili," kata perwakilan Sekretaris Jenderal PBB untuk Timor Leste, Atul Khare, dalam jumpa pers, hari ini.
Ia mengakui insiden itu terjadi di beberapa tempat, seperti Fatuhada, Kampung Baru, Bairopite. Namun, polisi PBB tetap berkomitmen untuk bekerja keras menormalkan situasi. Penjagaan di kota Dili diperketat di setiap ruas jalan dan daerah-daerah yang dianggap rawan.
Dalam mengatasi kerusuhan kali ini polisi telah menangkap 79 pelaku. "Polisi tetap menjalankan fungsi sesuai hukum dan konstutusi Timor Leste, bagi siapa yang saja melawan hukum harus ditangkap," kata Atul.
Atul juga menghimbau kepada warga Timor Leste untuk bekerja sama dengan polisi PBB dan polisi Timor Leste serta tentara internasional agar situasi segera kembali normal.
Terkait dengan peningkatan insiden di Dili, PBB memutuskan akan menambah 80 polisi asal Portugal. Pos-pos keamanan di setiap daerah juga akan ditambah jumlahnya.
Hari ini juga pertemuan tingkat tinggi dilakukan di Kantor Presiden Xanana Gusmao untuk membahas masalah keamanan di Dili, terutama kasus Mayor Alfredo Reinado.
Pertemuan itu dihadiri Atul Khare, Perdana Menteri Timor Leste Jose Ramos Horta, Kejaksaan Agung, anggota parlemen, dan pejabat pemerintah lainnya.
JOSE SARITO AMARAL (DILI)





